Polisi Berhasil Ciduk Pengedar Shabu Di Jeneponto

by

 

JENEPONTO,BJ – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Jeneponto dipimpin Kasat Narkoba, AKP Arivalianto Bermuli berhasil meringkus satu orang dugaan pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Hamka (30) Warga Desa Kalimporo kecamatan Bangkala. Kamis 21 Januari.

Tersangka Pengedar ini ditangkap polisi saat hendak mengedarkan barang haram tersebut namun berhasil digagalkan polisi. Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti berupa sembilan sachet plastik kecil atau sekitar 5 gram yang diduga berisi sabu-sabu dan dua buah handphone.

Kapolres Jeneponto AKBP Joko Sumarno membenarkan penangkapan dugaan pengedar narkoba Hamka, (30) warga Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, terpaksa diamankan polisi, setelah tertangkap tangan oleh Unit Satuan Reskrim Narkoba Polres Jeneponto diatas runah tersanka.

“Berdasrkan Informasi masyarakat, Sat Narkoba dipimpin oleh Kasat Narkoba Akp Arivalianto Bermuli bersama 5 org anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku Tindak pidana Narkotika pada hari Rabu tanggal 20 Januari 2015 pukul 16.15 wita di dusun Tanatoa Dusun Kalimporo Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. “Kata Joko.

Kata Joko Sumurno, Tersangka, Hamka Daeng Sijaya ,(30) saat ditangkap dan geledah diatas rumahnya ditemukan barang bukti sembilan sachet plastik berisi butiran diduga Sabu seberat 5 gr, Hp Cross warna hitam, timbangan digital, motor Satria milik tersangka nomor polisi DT 4437 AE.”Tersangka tertangkap tangan mengusai dan memiliki narkotika.”Katanya.

Setelah dintrogasi, Tersangka, mengakui barang tersebut adalah shabu dan diperoleh dr Hj. B (40) warga Kalimporo Kecamatan bangkala, kemudian dilakukan pengembangan ke rumah Hj. B. Namun Hj.B telah melarikan diri dan hanya didapati kamar kosong beserta beberapa pipet dan korek gas.

“Barang Bukti pengakuan tersangka dari Hj. B namun saat ditangkap Hj.B tudak berada ditempat. Sementara tersangka Hamka dg Sijaya diperiksa diruang Sat Narkoba dan BB Sabu akan dibawa ke Labfor polda sukselbar Makassar untuk. Sedangkan HJ. B sedang diburuh “jelas AKBP Joko Sumarno.

 

Hamka saat dikonfirmasi oleh wartawan diruang penyidik, mengakui dia hanya disuruh oleh HJ. B untuk menjual dan setiap lagu satu paket mengaku mendapat persen Rp. 50 ribuh hingga Rp. 100 ribuh.” Baruka pertama kali pak kerja begini karena faktor ekonomi, setiap laku satu paket dapatka Rp.50 ribuh.”Ujar Hamka.