Polres Jeneponto Deklarasi Larangan Terorisme

by

 

JENEPONTO,BJ – Kepala kepolisian resor Jeneponto AKBP Joko Sumarno mendeklarasikan Larangan Paham Radikal dan terorisme masuk ke Jeneponto. Rabu 20 Januari.

Acara Deklarasi ini dihadiri oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Kasi Datung kejari Jeneponto Surwanto, Kepala Depag Irfan Daming, Pimpinan MUI Jeneponto K.H Jumatang.

Acara ini juga dihadiri oleh para organisasi kemasyarakatan, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, pihak Kodim 1425 Jeneponto, pihak pengadilan negeri Jeneponto dan jajaran polres Jeneponto.

Kegiatan ini berlangsung diaula mapolres Jeneponto. Dalam sambutan Kapores Jeneponto AKBP Joko Sumarno meminta semua stackholderdan masyarakat terbuka matanya pasca Bom Sarinah Thamrin Jakarta.

“Sehubungan dengan terjadinya aksi teror di Sarinah mengejutkan kita semua sehingga terbuka mata  kita semua, makanya di lakukan Deklarasi bersama untuk menanggulangi paham radikalisme,” Joko Sumarno.

Sehingga Joko meminta tetap waspada, Dan tidak menutup kemungkinan kata joko akan terjadi juga di kab jeneponto “Jangan diremehkan bahwa Jeneponto aman aman saja tapi sangat perlu saling waspada”Katanya.

Sementara, Bupati jeneponto H iksan Iskandar mengatakan, bahwa ‎Polres Jenepoto adalah garda terdepan didaerah ini didalam mensukseskan gerakan Nasional Revolusi mental.

“Program polri revolusi mental, Sama dengan program pemkab Jeneponto gerakan bersama Gammara mewujudkan bersama rasa aman dan nyaman utuk jenepontota ,jenepontonu Jenepontoku Makanya kita berkumpul disini.” jelas iksan.

Selain itu, Iksan juga mengajak ntuk memusuhi paham aliran anarkisme,radikalisme dan terorisme. “kita harus buat tanda tangan jempol sebagai wujud kebulatan tekad mewujudkan jeneponto Gammara rasa aman dan nyaman bebas dari radikal dan terorisme.” Jelas H Iksan Iskandar