Gawat! 9 Propinsi dan 14 Rumah Sakit di Indonesia Pasok Vaksin Palsu ?

by
Ilustrasi (Int)

JAKARTA,BJ – Berdasarkan data kementrian kesehatan Republik Indonesia, 9 propinsi di Indonesia terindikasi penyebaran vaksin palus dan 14 rumah sakit yang diduga pula memasukkan vaksin palsu itu, Sabtu 16 Juli 2016

Temuan inipun terkuak setelah Direktur Pengawasan Distribusi Obat Badan POM, Arustiono, dan lembaga lain usai menggelar rapat di kantor Kementerian Kesehatan beberapa hari lalu.

“Temuan di 9 provinsi berada¬†di Pekanbaru (Riau), Palembang (Sumsel), Bandar Lampung (Lampung), Serang (Banten), DKI Jakarta, Bandung (Jabar), Surabaya (Jatim), Pangkal Pinang (Babel), Batam,” jelas Arustiono.

Vaksin tersebut ditemukan 37 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di 9 provinsi mengeluarkan vaksin dari sumber yang Ilegal dengan jumlah 39 Jenis sampel.

Sementara untuk 14 rumah sakit di Indonesia yang diduga kuat memasok vaksin palsu berdasarkan data Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI.

1 RS Dr. Sander (Cikarang)
2 RS Bhakti Husada (Terminal Cikarang)
3 RS Sentral Medika (Jalan Industri Pasir Gombong)
4 RS Puspa Husada, RS Karya Medika (Tambun)
5 RS Kartika Husada (Jalan MT Haryono Setu Bekasi)
6 RS Sayang Bunda (Pondok Ungu Bekasi)
7 RS Multazam (Bekasi)
8 RS Permata (Bekasi)
9 RSIA Gizar (Villa Mutiara Cikarang)
10 RS Harapan Bunda (Kramat Jati, Jakarta Timur)
11 RS Elisabeth (Narogong Bekasi)
12 RS Hosana (Lippo Cikarang)
13 RS Hosana (Jalan Pramuka Bekasi
14 RS Karya Medika (Tambun)

Jika ke-14 rumah sakit ini benar ditemukan memakai vaksin palsu maka rumah sakit tersbeut dinilai melakukan pelanggaran dan akan mendapatkan sanksi administratif seperti pencabutan izin operasional, hingga sanksi pidana.

(Sumber Kementrian Kesehatan)

Redaksi