Tata Cara dan Syarat Pendaftaran CPNS 2017 di Kemenkumham dan MA

by

JAKARTA,BJ – Inilah tata cara dan syarat Pendaftaran CPNS di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM yang mulai dibuka pada 1 Agustus hingga 31 Agustus mendatang. Pendaftaran CPNS dilakukan secara online ataubelektronik dengan mengakses situs https://sscn.bkn.go.id.

Saat berhasil mengakses situs sscn kemudian klik menu Pendaftaran. Anda mengisi NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga. Calon pelamar mengisi alamat email aktif, password akun portal SSCN, dan pertanyaan keamanan. Jangan lupa mencetak Kartu Informasi Akun SSCN 2017.

Anda kemudian login ke portal SSCN dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan. Lengkapi biodata, memilih instansi (khusus instansi yang menggunakan aplikasi mandiri/mon-SSCN, pelamar akan diarahkan ke alamat aplikasi pendaftaran mandiri instansi). Anda kemudian memilih jenis formasi sesuai instansi. Pelamar cuma bisa memilih 1 formasi sesuai klasifikasi pendidikan pada 1 instansi dalam 1 periode.

Selanjutnya mengunggah dokumen yang dipersyaratkan oleh instansi lalu mencetak Kartu Pendaftaran SSCN 2017.
Pelamar melakukan pemberkasan berdasarkan persyaratan pendaftaran masing-masing instansi. Pendaftar wajib melampirkan copy kartu pendaftaran SSCN untuk proses verifikasi.

Untuk pelamar pada lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dengan kualifikasi pendidikan D-III dan SLTA, wajib menyampaikan surat lamaran yang diketik menggunakan komputer ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM di Jakarta bermaterai Rp 6.000,- dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam, fotokopi ijazah/STTB, fotokopi ijazah SD, ijazah SLTP dan ijazah SLTA, surat pernyataan bermaterai Rp 6. 000,-, pas foto 3×4 sebanyak 4 lembar bagi kualifikasi Diploma III/D-III dan SLTA/Sederajat, dan lembar bukti pendaftaran.
Baca: Inilah Format Surat Lamaran CPNS 2017 di Kemenkumham
“Berkas lamaran tersebut dikirim melalui PO BOX dari masing-masing wilayah yang dituju. Daftar alamat PO BOX bisa dilihat dilaman www.menpan.go.id dengan judul pengumuman penerimaan CPNS 2017 dan poin Kementerian Hukum dan HAM RI,” jelas Biro Humas Kementerian PANRB.
Sedangkan untuk pelamar Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Sarjana/S-1 di Kementerian Hukum dan HAM, tidak perlu mengirimkan dokumen karena cukup menggunggah dokumen yang diperlukan melalui situs https://sscn.bkn.go.id.
Untuk pelamar pada MA harus menyampaikan surat lamaran tertulis dengan melampirkan beberapa berkas, diantaranya dokumen (print out) Kartu Pendaftaran Registrasi Online, lalu surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000,- yang ditujukan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI, fotokopi KTP, fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir, surat keterangan akreditasi dari BAN PT, serta pas foto terbaru ukuran 4cm x 6cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah dan menuliskan nomor registrasi online dan nama pelamar di belakang foto tersebut.
“Berkas-berkas tersebut dimasukkan ke dalam amplop coklat dan disudut kanan atas ditempel potongan nomor pendaftaran registrasi online. Selanjutnya dikirim kepada Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim MA RI melalui POS dengan PO BOX 2700 Jakarta 10027 paling lambat 26 Agustus 2017 cap pos dan selambat-lambatnya diterima tanggal 31 Agustus 2017,” tegas Biro Humas Kementerian PANRB. Untuk lebih jelas tentang penerimaan CPNS 2017 klik halaman resmi BKN di sini. (Foto pegawai Rutan Jeneponto)