Hasil Sidang Isbat, Hari Raya Idul Adha Jatuh 1 September 2017

by

JAKARTA,Beritajeneponto.com – Sudah dipastikan lebaran Idul Adha bersamaan antara ormas Islam Muhammadiyah dan NU jatuh pada tanggal 1 September 2017. Demikian disampaikan oleh akun resmi Kemenag RI di Twitter sesaat lalu.

Penentuan awal awal Zulhijjah 1438H berdasar pengamatan hilal pada hari Selasa, 22 Agustus 2017M/29 Zulqa’dah 1438H dari wilayah Indonesia. Hal itu disampaikan tim pengamat sebelum sidang isbat di Kementerian Agama RI malam ini. Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menyampaikan, posisi hilal awal Zulhijjah di lokasi pemantauan rukyat Pelabuhan Ratu tingginya mencapai 7,50 derajat, jarak busur Bulan-Matahari 7,54 derajat.

Umur hilal, 16 jam 22 menit 22 detik, dam fraksi iluminasi hilal, 0,61 persen. “Sudah memenuhi kriteria Mabims (tinggi hilal minimal 2?, elongasi Bulan-Matahari 3? atau umur hilal minimum 8 jam,” ujar Cecep dilansir dari situs resmi Kemenag RI. Tampak hadir dalam paparan tersebut, Sekjen Kemenag Nur Syam mewakili Menteri Agama, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, sejumlah Duta Besar Negara-negara Sahabat; dan pimpinan Ormas-ormas Islam.

Sebelumnya Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijjah 1438 H pada 23 Agustus 2017. Adapun lebaran Idul Adha atau Kurban menurut maklumat PP Muhammadiyah jatuh pada 1 September 2017.