Pejuang NH-Aziz Mulai Bergerak Senyap

by

MAKASSAR,Beritajeneponto.com – Persaingan Pilgub Sulsel 2018 yang kian memanas direspons simpul-simpul pemenangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dengan gerak cepat. Seperti yang dilakukan Tim Pejuang Bersatu Makassar yang semakin kencang melancarkan strategi memenangkan jagoannya. Termasuk bergerak senyap.

Ketua Tim Pejuang Bersatu Makassar, Mukhtar Dg Lau, menuturkan silahturahim bersama simpul pemenangan semakin intens. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk menggelorakan semangat agar relawan bekerja maksimal untuk NH-Aziz. Sembari terus menggalang dukungan masyarakat.

“Intinya semua tim (pemenangan) bekerja maksimal untuk mensosialisasikan program-program dari NH-Aziz,” kata Mukhtar, di sela silahturahim bersama masyarakat Kelurahan Malamongan Baru, Jalan Pongtiku, Kota Makassar, Sulsel, Kamis, 21 September.

Turut hadir langsung Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar. Kehadiran anggota DPD RI itu pun jadi magnet. Buktinya, kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri banyak masyarakat sekitar, melainkan juga tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.

Mukhtar menambahkan upaya memperkuat simpul pemenangan NH-Aziz perlu dilakukan sejak dini mengingat peta persaingan Pilgub Sulsel kian kompetitif. Simpul pemenangan NH-Aziz tidak boleh terlena dengan keunggulan kursi dari parpol pengusung. Terlebih, kandidat lain mulai menampakkan ‘taji’ dengan merengkuh dukungan parpol yang memang belum menentukan sikap politiknya.

“Jadi pertemuan ini sengaja dilakukan untuk memanaskan mesin-mesin tim (pemenangan) sekaligus mempererat tali silahturahim dengan masyarakat sekitar,” ucap Mukhtar yang juga Ketua Forum Islam Bersatu Sulsel.

Sementara itu, Aziz Qahhar Mudzakkar, dalam sambutannya kembali mengurai ihwal alasannya kembali mengikuti Pilgub Sulsel 2018. Setelah sempat dua kali kalah pada Pilgub Sulsel, Aziz mengaku sebenarnya tidak lagi memiliki niat untuk bertarung. “Kembalinya saya itu merupakan dorongan dari masyarakat. Saya tidak pernah memprogramkan diri untuk bertarung lagi, namun hasil survei menyatakan ternyata masyarakat Sulsel masih menginginkan saya berjuang lagi,” kata dia.

Terkait alasannya memilih untuk berdampingan dengan Nurdin Halid, Aziz secara gamblang menjelaskan bahwa visi-misi tokoh koperasi nasional itu ternyata selaras dengan keinginannya. Nurdin Halid diketahui memiliki gagasan ekonomi kerakyatan yang dituangkan dalam Gerakan Bangun Kampung yang dinilai Aziz merupakan solusi tepat mengatasi ketimpangan ekonomi di Sulsel.

“Saya menerima pinangan Nurdin Halid karena ada kesamaan visi dan misi. Nurdin Halid juga merupakan figur yang didorong oleh masyarakat untuk pulang kampung membangun Sulsel yang lebih baik,” pungkas Aziz.