Operasi Zebra Makan Korban Jiwa, IMM Bulukumba Kecam Oknum Polantas

by
Foto by Bagaz

BULUKUMBA – Puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bulukumba, melakukan aksi unjukrasa terkait tewasnya pengendara yang diduga mendapat tindak kekerasan dari oknum Polisi Lalulintas. IMM mengecam dan menuntut kapolres transparan menagangani oknum polisi berinisial AN itu.

IMM menilai polisi semestinya hadir untuk mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Namun sayang yang terjadi, secara tidaklangsung membuat nyawa pengendara melayang. “Fungsi aparat polisi sudah cedera di mata masyarakat akibat dugaan perbuatan kekerasan salah satu oknum polisi saat melakukan oprasi zebra,”kata Abdul Ghoni Askur, kordinator aksi Selasa 7 Nopember 2017.

IMM meminta Kapolres Bulukumba bertanggung jawab atas dugaan tindak kekerasan terhadap almahrum Zaenal Abidin. “Kami dari IMM akan mengawal kasus ini sampai menemui titik terang,”tegasnya. Ketua Umum PC IMM Bulukumba, Evi Sulviana, menambahkan agar pihak kepolisian tidak semena-mena terhadap masyarakat khususnya pengendara. “Harapan ke depan polisi dan masyrakat menjadi mitra yang baik. Tidak ada lagi tindakan premanisme dalam menengakkan aturan hukum,”katanya. Kapolres Bulukumba di hadapan pendemo mengaku bertanggung jawab dan siap mengusut tuntas kasus yang melibatkan anggotanya.

Aksi mahasiswa ini digelar di tiga titik yakni Mapolres Bulukumba, Satlantas dan Jalan Sungai Teko. Sebelum bubar, mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi. “Kami akan kembali nanti di hari Senin, 20 November 2017 untuk melihat perkembangan dari penanganan atas tindak kekerasan tersebut,”tutup Evi.